Wonogiri – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi untuk Petugas Perpustakaan/Pustakawan, Guru dan Pegiat Literasi Tahun 2026 pada Selasa (23/6/2026) bertempat di Gedung MPP Nyawiji Kabupaten Wonogiri. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 23 hingga 25 Juni 2026 ini mengusung tema “Membangun Masyarakat Cerdas melalui Literasi Informasi yang Kritis, Kreatif, dan Bertanggung Jawab.”

Kegiatan dibuka dengan laporan panitia yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri, Mawan Tri Hananto, S.STP., M.Si. Dalam laporannya disampaikan bahwa Bimtek Literasi Informasi Tahun 2026 merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Wonogiri dalam meningkatkan kemampuan masyarakat untuk mengenali kebutuhan informasi, menelusuri, mengevaluasi, serta memanfaatkan informasi secara efektif di tengah derasnya arus informasi digital. Kegiatan ini terselenggara dengan dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik Tahun Anggaran 2026 dan diikuti oleh 150 peserta yang berasal dari unsur guru, pustakawan/tenaga perpustakaan, dan pegiat literasi yang dibagi ke dalam tiga kelompok pelaksanaan. Pada hari pertama, peserta yang mengikuti kegiatan berjumlah 50 orang dari unsur tenaga perpustakaan dan pustakawan.

Dalam laporannya, Kepala Dinas juga menyampaikan bahwa literasi informasi merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki masyarakat di era digital. Kemudahan akses informasi saat ini membawa tantangan tersendiri, terutama dalam memilah informasi yang benar, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini diharapkan para peserta mampu menjadi agen literasi yang dapat membimbing masyarakat dalam mengakses dan memanfaatkan informasi secara bijak.

Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Plt. Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Wonogiri, Mardiyanto, S.E., M.M. yang hadir mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Wonogiri. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa literasi informasi merupakan kemampuan untuk memahami, mencari, mengevaluasi, dan menggunakan informasi secara efektif dalam memecahkan masalah maupun mengambil keputusan. Kemampuan tersebut menjadi sangat penting mengingat laju pertumbuhan informasi yang sangat cepat dan kemudahan masyarakat dalam memperoleh informasi dari berbagai sumber.

Lebih lanjut, Mardiyanto menyampaikan bahwa individu yang memiliki kemampuan literasi informasi yang baik akan mampu memilah informasi yang benar, menghindari penyebaran berita palsu atau hoaks, serta memanfaatkan informasi secara etis dan bertanggung jawab. Menurutnya, literasi informasi juga memiliki keterkaitan erat dengan literasi digital yang berperan penting dalam memberdayakan masyarakat agar mampu belajar, beradaptasi, dan berkembang di tengah lingkungan digital yang terus berubah.

Beliau juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan belajar dari para narasumber yang kompeten dan berpengalaman. Diharapkan seluruh materi yang diberikan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta pemahaman peserta dalam mengembangkan literasi informasi di lingkungan kerja maupun masyarakat. Setelah memberikan sambutan, Mardiyanto secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis Literasi Informasi Tahun 2026.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi dari para narasumber yang berasal dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, yaitu Rahmat Setiawan Saefullah, S.S., M.I.Kom., Bachrul Ilmi, S.Ptk., M.Hum., dan Rr. Iridayanti Kurniasih, S.Hum., M.IP. Materi yang disampaikan meliputi konsep dasar literasi informasi, kebutuhan informasi, penelusuran informasi, sumber-sumber informasi, analisis dan sintesis informasi, evaluasi informasi, hingga penyajian atau diseminasi informasi. Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan praktik langsung sehingga peserta dapat memahami materi secara lebih mendalam.

Melalui pelaksanaan Bimtek Literasi Informasi Tahun 2026 ini, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri berharap para pustakawan dan tenaga perpustakaan dapat semakin meningkatkan kompetensi profesionalnya dalam mengelola dan mendiseminasikan informasi yang berkualitas. Dengan demikian, perpustakaan dapat semakin berperan sebagai pusat informasi, pusat pembelajaran, dan pusat pemberdayaan masyarakat dalam mendukung terwujudnya masyarakat Wonogiri yang cerdas, kritis, kreatif, dan bertanggung jawab.