Wonogiri, 22 Juni 2026 – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Perpustakaan Sekolah dan Penyusunan Data dan Informasi Perpustakaan Tahun 2026 yang bertempat di Gedung MPP Nyawiji Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas perpustakaan dan pustakawan tingkat daerah kabupaten/kota yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Wonogiri Tahun 2026.
Bimtek diikuti oleh 50 peserta yang terdiri atas petugas perpustakaan dan pustakawan dari 50 Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pengelola perpustakaan sekolah dalam mengelola perpustakaan secara profesional, sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya data dan informasi perpustakaan yang akurat sebagai dasar perencanaan dan pengembangan perpustakaan.
Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa perpustakaan sekolah memiliki peran strategis dalam mendukung proses pembelajaran dan peningkatan budaya literasi peserta didik. Oleh karena itu, pengelola perpustakaan perlu terus meningkatkan kompetensi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi.
Lebih lanjut, Kepala Dinas menekankan pentingnya transformasi layanan perpustakaan melalui pemanfaatan perpustakaan digital dan penerapan otomasi perpustakaan. Menurutnya, penggunaan teknologi dalam pengelolaan perpustakaan akan mempermudah berbagai proses, mulai dari pengolahan koleksi, layanan sirkulasi, pencarian informasi, hingga penyusunan laporan dan statistik perpustakaan. Selain itu, layanan berbasis digital juga dapat memperluas akses masyarakat dan peserta didik terhadap sumber informasi dan bahan bacaan.
Pada kegiatan tersebut, peserta memperoleh materi dari Tri Widiyanti, S.S, yang merupakan Pustakawan Ahli Madya sekaligus Asesor Akreditasi Perpustakaan dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah.
Dalam paparannya, narasumber menyampaikan berbagai materi penting yang meliputi:
- Pengantar perpustakaan dan peran strategis perpustakaan sekolah;
- Pengolahan bahan perpustakaan;
- Layanan perpustakaan;
- Akreditasi perpustakaan;
- Pengenalan Nomor Pokok Perpustakaan (NPP);
- Sistem Informasi Pendataan Perpustakaan Berbasis Wilayah (SIPAPI).
Melalui penyampaian materi tersebut, peserta diharapkan mampu memahami standar pengelolaan perpustakaan sesuai ketentuan yang berlaku, meningkatkan kualitas layanan perpustakaan sekolah, serta mempersiapkan perpustakaan untuk mengikuti proses akreditasi. Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya kepemilikan Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) dan pengelolaan data perpustakaan melalui SIPAPI sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola perpustakaan yang lebih baik.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri dalam mendukung peningkatan kualitas perpustakaan sekolah sebagai pusat sumber belajar, pusat literasi, dan sarana pengembangan pengetahuan bagi peserta didik. Diharapkan, melalui peningkatan kapasitas pengelola perpustakaan sekolah, layanan perpustakaan di Kabupaten Wonogiri semakin berkualitas, modern, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era digital.
"Perpustakaan Sekolah Hebat, Literasi Meningkat, Pendidikan Berkualitas." Dengan semangat tersebut, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri terus mendorong terwujudnya perpustakaan sekolah yang profesional, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.
