Ruang Literasi Warga
Bilur Mangata
Puisi

Bilur Mangata

Hai mangata,

Bilurmu yang melebur bersama arnawa nyatanya masih amerta

Ternyata atmamu masih gundah gulana

Riakmu saja masih berisik Bukan,

Bukan hujan Karena aku tau, hujan telah berderai beberapa musim yang lalu

Jejal senandika yang lara

Diantaranya, kandha mengayuh sampai dalam riuhnya

Hai mangata, Sembuhlah bersama anila yang enigma diantara senandika lara

{ꦏꦂ}

Tulisan ini merupakan kontribusi warga dan telah melalui moderasi publikasi oleh admin LiGaMu.