Setiap perjalanan karier memiliki cerita dan pembelajaran yang berbeda. Bagi Suseno, seluruh perjalanan pengabdiannya di dunia pendidikan dan pemerintahan bermuara pada satu keyakinan yang sama, yaitu bahwa literasi merupakan fondasi dalam setiap aspek kehidupan.

Perjalanan pengabdian Suseno dimulai pada tahun 2000 ketika diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonogiri. Kariernya diawali sebagai guru di SMP Negeri 3 Karangtengah, tempat ia mengabdikan diri selama 14 tahun. Di ruang kelas, ia tidak hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga menanamkan kebiasaan membaca, berpikir kritis, dan semangat belajar kepada para peserta didik.
Pengalaman tersebut mengantarkannya menjadi Kepala Sekolah selama 8 tahun. Dalam peran sebagai pemimpin satuan pendidikan, Suseno terus mendorong terciptanya budaya belajar yang berkualitas melalui penguatan literasi di lingkungan sekolah. Selanjutnya, ia dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Bidang PAUD selama 3 tahun.
Pada jenjang pendidikan usia dini, ia semakin memahami bahwa pembiasaan literasi harus dimulai sejak anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang gemar belajar dan memiliki karakter yang kuat. Kini, selama hampir tujuh bulan terakhir, Suseno mengemban tugas sebagai Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri.
Jabatan ini menjadi babak baru dalam perjalanan pengabdiannya untuk memperkuat layanan perpustakaan, meningkatkan budaya baca, dan mengembangkan berbagai program literasi bagi masyarakat. Bagi Suseno, meskipun bidang tugas yang diemban terus berubah, ada satu hal yang tidak pernah berubah, yaitu pentingnya literasi.
Menurutnya, setiap profesi, setiap jenjang pendidikan, hingga setiap kebijakan yang diambil selalu membutuhkan kemampuan literasi sebagai dasar untuk berpikir, belajar, mengambil keputusan, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Momentum Hari Pustakawan, 7 Juli 2026, menjadi pengingat bahwa literasi bukan hanya menjadi tanggung jawab pustakawan, tetapi merupakan gerakan bersama yang harus dibangun oleh seluruh elemen masyarakat.
Melalui pengalaman panjang sebagai guru, kepala sekolah, pejabat di bidang pendidikan, hingga kini memimpin Bidang Perpustakaan, Suseno terus berkomitmen menghadirkan perpustakaan sebagai ruang belajar sepanjang hayat bagi masyarakat Kabupaten Wonogiri. "Di setiap perjalanan pengabdian, saya belajar bahwa apa pun profesinya, semua berawal dari literasi. Karena dengan literasi, kita belajar, berkembang, dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi sesama."

