Kamis, 24 Juli 2025 — Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten Wonogiri Tahun 2025 memasuki hari kedua pelaksanaan yang digelar di Perpustakaan Umum Kabupaten Wonogiri. Sebanyak 25 peserta terakhir menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam menyampaikan kisah-kisah kepahlawanan dan legenda rakyat dari Kabupaten Wonogiri.
Lomba yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri ini mengangkat tema “Menumbuhkan Literasi dan Karakter Bangsa Lewat Kisah Pahlawan dan Legenda Wonogiri”, dengan tujuan membentuk generasi muda yang literat, komunikatif, dan memiliki kecintaan terhadap budaya lokal.
Penampilan peserta pada hari kedua ini berlangsung tidak kalah meriah dan penuh semangat seperti hari sebelumnya. Masing-masing peserta membawakan cerita dengan ekspresi, intonasi, dan penguasaan panggung yang mengesankan. Cerita-cerita yang dituturkan mencerminkan nilai-nilai luhur seperti keberanian, kejujuran, gotong royong, hingga keteladanan tokoh-tokoh lokal Wonogiri yang mungkin belum banyak dikenal masyarakat luas.
Proses penilaian dilakukan oleh dewan juri yang kompeten di bidang literasi, pendongeng, penulis, budaya, dan seni bertutur, dengan mengedepankan aspek penyampaian cerita, ketepatan materi, teknik bertutur, serta kesesuaian dengan tema. Penilaian hari kedua ini sekaligus melengkapi keseluruhan penampilan dari total 50 peserta yang telah tampil sejak Rabu (23/7).
Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik bidang literasi dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, yang bertujuan mendorong penguatan literasi melalui kegiatan yang menyenangkan, edukatif, dan berbasis kearifan lokal.
Adapun pengumuman pemenang lomba bertutur akan dilaksanakan pada Jumat, 25 Juli 2025, di tempat yang sama. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, pendamping, dewan juri, serta semua pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung suksesnya kegiatan ini. Semoga semangat bertutur dan mencintai literasi terus tumbuh di hati anak-anak Wonogiri.
