Wonogiri — Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri menggelar Pembekalan Lomba Resensi Buku Tahun 2025 pada Rabu, 24 September 2025, bertempat di Ruang Outing Class Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini diikuti oleh 50 siswa-siswi SMA/SMK/MA yang telah lolos seleksi tahap I dari total 95 peserta yang mendaftar.

Acara diawali dengan laporan kegiatan oleh Kepala Disarpus Wonogiri, Mawan Tri Hananto, S.STP., M.Si, kemudian dilanjutkan sambutan oleh Sekretaris Daerah Wonogiri, FX. Pranata, A.P., M.Hum yang sekaligus membuka kegiatan. Dalam sambutannya, beliau menyoroti fenomena generasi Z yang semakin kritis terhadap sistem politik, tatanan sosial, proses demokrasi, dan kebijakan pemerintah. Sekda berharap para peserta mampu menghasilkan resensi yang tajam dan reflektif, baik dari buku politik, sosial budaya, maupun pemberdayaan masyarakat.

Lebih lanjut, Sekda Wonogiri juga menyinggung kondisi indeks literasi Kabupaten Wonogiri yang saat ini masih berada di angka 45,57. Ia mengajak para pelajar untuk terus meningkatkan minat baca dan keterampilan literasi. Sebagai motivasi tambahan, beliau menjanjikan hadiah khusus berupa buku pilihan sesuai permintaan bagi peserta yang berhasil meraih Juara I lomba resensi buku tahun ini.

Kegiatan pembekalan menghadirkan tiga narasumber berkompeten di bidang literasi, yaitu Prof. Dr. Agus Wahyu Triatmo, M.Ag dengan materi Definisi dan Manfaat Resensi, Damar Sri Prakoso, S.S. dengan materi Struktur Resensi dan Cara Membuat Resensi, serta Dr. H. Muhsin Kalida, S.Ag., M.A., M.Pd dengan materi Pemilihan Buku Bacaan dan Cek Plagiasi. Dengan materi yang komprehensif ini, peserta diharapkan mampu menyusun resensi yang berkualitas dan orisinal.

Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Perpustakaan Nasional RI, yang ditujukan untuk memperkuat budaya literasi di daerah. Setelah pembekalan, para peserta akan merevisi naskah resensi masing-masing sebelum masuk ke tahap penilaian akhir. Dari karya-karya tersebut, dewan juri akan menentukan pemenang lomba. Melalui kegiatan ini, Disarpus Wonogiri berharap lahir generasi muda yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga kritis, kreatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam penguatan budaya literasi di Wonogiri.