Pada hari Senin, 7 Juli 2025, Pemerintah Kabupaten Wonogiri melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola, menyaring, dan mendiseminasi informasi di tengah arus digital yang semakin masif. Sebanyak 50 peserta mengikuti bimtek ini, terdiri dari 20 guru, 20 pustakawan/tenaga perpustakaan, dan 10 pegiat literasi dari berbagai wilayah di Kabupaten Wonogiri.

Acara diawali dengan laporan dari Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri, Bapak Mawan Tri Hananto, S.STP., M.Si. Dalam laporannya, beliau menyampaikan bahwa indeks pembangunan literasi masyarakat (IPLM) Kabupaten Wonogiri pada tahun 2024 masih berada di angka 45,57. Angka ini menunjukkan bahwa upaya peningkatan literasi perlu terus digalakkan melalui berbagai strategi, termasuk penyelenggaraan bimtek seperti ini. Ia berharap meski dengan berbagai keterbatasan, seluruh elemen yang terlibat dapat bersama-sama meningkatkan IPLM di tahun mendatang.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Wonogiri, Ibu Dra. Ristanti, M.M. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi komitmen Dinas Kearsipan dan Perpustakaan dalam menyelenggarakan kegiatan yang sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Beliau juga menekankan pentingnya literasi informasi dalam menciptakan masyarakat yang cerdas, kritis, dan tanggap terhadap berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat.

Materi pertama dalam bimtek ini disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Wonogiri, Bapak Heru Nur Iswantoro, S.Sos., MM. Beliau membawakan materi bertajuk “Komunikasi Positif untuk Masyarakat yang Melek Informasi.” Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa komunikasi merupakan kunci dalam kehidupan bermasyarakat karena mampu menjadi jembatan interaksi, menyebarkan informasi yang benar, menyelesaikan konflik, serta mendukung terlaksananya pembangunan. Komunikasi yang efektif, menurut beliau, harus dibangun dengan prinsip keterbukaan, kejujuran, dan empati.

Materi kedua dibawakan oleh dosen Program D3 Perpustakaan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Bapak Rahmat Setiawan Saefullah, S.S., M.I.Kom. Beliau menyampaikan materi “Evaluasi, Analisis, dan Diseminasi Informasi.” Dalam penyampaiannya, peserta diajak untuk lebih kritis dalam menyikapi informasi yang mereka terima sehari-hari, serta dibekali metode dalam menilai validitas suatu informasi. Tujuan utamanya adalah agar peserta mampu menyaring informasi yang benar, menghindari disinformasi, serta menghasilkan pemahaman yang komprehensif.

Materi ketiga disampaikan oleh Ketua Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Jawa Tengah, Ibu Dyah Nugraheni, S.S., M.M. dengan topik “Penelusuran Informasi.” Peserta diberikan pelatihan teknis dalam melakukan pencarian informasi yang relevan dan akurat melalui berbagai media, termasuk sumber digital dan basis data ilmiah. Ibu Dyah juga memperkenalkan berbagai aplikasi dan alat bantu penelusuran informasi yang dapat digunakan di lingkungan perpustakaan maupun oleh individu dalam konteks pendidikan dan literasi masyarakat.

Kegiatan ini dipandu oleh moderator muda berbakat, Saudara Dinda Satriya Utama, S.Ars., yang merupakan Mas Duta Wisata Kabupaten Wonogiri Tahun 2025. Kehadirannya menambah semangat dan energi positif dalam jalannya diskusi serta sesi tanya jawab. Suasana kegiatan pun berlangsung interaktif, antusiasme peserta tinggi, dan diwarnai semangat kolaborasi antar lintas profesi yang hadir.

Dengan terselenggaranya Bimtek Literasi Informasi Tahun 2025 ini, diharapkan para peserta tidak hanya mendapatkan wawasan baru, tetapi juga mampu menerapkan keterampilan literasi informasi dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungan kerja masing-masing. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri berkomitmen untuk terus menjadi motor penggerak peningkatan literasi masyarakat menuju Wonogiri yang lebih cerdas, tangguh, dan informatif.