Wonogiri – Dalam rangka pelaksanaan program kerja Tim Penggerak PKK Kecamatan Baturetno tahun 2025, salah satu agenda unggulan yang bertajuk “Literasi Ala Ibu-Ibu” (Labubu) sukses digelar pada Kamis, 7 Agustus 2025. Kegiatan yang menyasar seluruh anggota pengurus TP PKK dari 13 desa se-Kecamatan Baturetno ini dilaksanakan di halaman pendopo Kecamatan Baturetno.
Pada kesempatan tersebut, TP PKK Kecamatan Baturetno menggandeng Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri untuk menghadirkan layanan perpustakaan keliling sebagai sumber bahan bacaan. Mobil perpustakaan keliling membawa beragam koleksi buku yang dapat dimanfaatkan peserta, mulai dari buku anak, cerita rakyat, hingga bacaan edukasi keluarga.
Salah satu kegiatan utama yang menjadi perhatian peserta adalah membaca nyaring. Para peserta diajak untuk mengenal dan mempraktikkan teknik membaca nyaring yang tidak hanya melatih kefasihan membaca, tetapi juga membangun interaksi positif antara pembaca dan pendengar, khususnya dalam lingkungan keluarga.
Ketua TP PKK Kecamatan Baturetno dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Labubu merupakan wujud komitmen PKK dalam meningkatkan budaya literasi di kalangan ibu-ibu. “Membaca nyaring dapat menjadi kebiasaan positif yang dimulai dari rumah. Harapannya, ibu-ibu bisa menularkan semangat membaca kepada anak-anak dan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri melalui pustakawan yang hadir juga memberikan arahan mengenai pentingnya akses informasi dan membaca sebagai bagian dari membentuk masyarakat yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing. Kehadiran mobil perpustakaan keliling di lokasi acara menjadi daya tarik tersendiri, di mana peserta dapat langsung meminjam atau membaca buku di tempat.
Kegiatan membaca nyaring ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan berbagi pengalaman dari para peserta, yang diharapkan dapat memperluas wawasan serta memotivasi lebih banyak keluarga di Baturetno untuk aktif membaca. Dengan kolaborasi antara TP PKK Kecamatan Baturetno dan Disarpus Wonogiri, semangat membangun budaya literasi terus bergema di tengah masyarakat.
