Moderasi beragama dan signifikansinya bagi nkri studi melayu islam-tionghoa bang…
Pinjam Buku
Simpan ke Wishlist
Masuk sebagai anggota untuk meminjam
Tidak bisa datang sendiri ke perpustakaan?
Anggota LiGaMu bisa menggunakan layanan Titip Ambil untuk meminjam buku ini.
2 kali dilihat
Moderasi beragama dan signifikansinya bagi nkri studi melayu islam-tionghoa bangka dan hindu-islam bali
1 dari 1 eksemplar tersedia
Terbit 2024
0 kali dipinjam
Tentang Buku Ini
Bali Buku Moderasi Beragama dan Signifikansinya Bagi Nkri Studi Multi Situs Melayu Islam-Tionghoa Bangka dan Hindu-Islam Bali Moderasi beragama adalah cara pandang, sikap dan perilaku beragama yang dianut dan dipraktikkan oleh sebagian besar penduduk negeri ini, dari dulu hingga sekarang. Pemerintah pun menjadikan moderasi beragama sebagai salah satu program nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Dalam konteks aqidah dan hubungan antar umat beragama, moderasi beragama adalah meyakini kebenaran agama sendiri “secara radikal” dan menghargai, menghormati penganut agama lain yang meyakini agama mereka, tanpa harus membenarkannya. Mengapa pula perlu moderasi beragama? Secara umum, jawaban pentingnya moderasi beragama dikarenakan keragaman dalam beragama itu niscaya dan tidak mungkin dihilangkan. Jika dijelaskan lebih jauh, ada tiga alasan mengapa moderasi beragama itu penting, yaitu: Pertama, salah satu esensi hadirnya agama adalah untuk menjaga martabat manusia sebagai makhluk mulia ciptaan Tuhan, termasuk memelihara jiwa manusia. Kedua, seiring berjalan waktu, semakin banyak agama, suku, bangsa, dan warna kulit di berbagai wilayah dan negeri. Seiring perkembangan dan persebaran umat manusia, agama pun turut tersebar. Tentunya, teks-teks agama juga dipahami secara multitafsir, sehingga seringkali terjadi konflik atas nama agama. Dalam konteks ini, diperlukan moderasi beragama. Ketiga, dalam konteks Indonesia, moderasi beragama sangat diperlukan sebagai upaya dan strategi kebudayaan untuk merawat keindonesiaan. Tanpa moderasi beragama memungkinkan terjadinya perpecahan, melahirkan dampak kerugian, ketegangan-ketegangan di antara pemeluk agama, konflik horizontal, dan diskriminasi antar umat beragama. Untuk menghindari kemungkinan-kemungkinan dampak negatif ini, maka moderasi agama sangat diperlukan di Indonesia.
🐘 Ringkasan oleh LiGa
Klik tombol di atas untuk membuat ringkasan otomatis dari LiGa. Ringkasan akan disimpan supaya pemustaka lain bisa langsung membaca tanpa menunggu.
Deskripsi Bibliografi
Ketersediaan Eksemplar
Tersedia: 1
