Wonogiri, 4 September 2026 — Upaya pelestarian naskah kuno di Kabupaten Wonogiri terus dilakukan secara berkelanjutan. Menindaklanjuti kegiatan Sosialisasi Identifikasi, Pendaftaran, dan Digitalisasi Naskah Kuno Nusantara Tahun 2026 yang telah dilaksanakan pada 30 Juli 2026, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri melaksanakan penelusuran langsung ke sejumlah lokasi yang diinformasikan memiliki atau menyimpan naskah dan dokumen kuno.

Kegiatan penelusuran dilaksanakan pada tanggal 19, 20, 24, dan 27 Agustus 2026 dengan menyasar sejumlah desa di Kabupaten Wonogiri. Penelusuran ini menjadi langkah awal untuk mengetahui secara langsung keberadaan, jenis, serta kondisi naskah kuno dan dokumen bersejarah yang masih tersimpan di masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan penelusuran di Desa Nguneng, Kecamatan Puhpelem, yang terdapat Naskah Ugeran. Penelusuran kemudian dilanjutkan ke Desa Purwoharjo, Kecamatan Karangtengah, dengan temuan berupa Buku Letter C dan kertas tetel yang memiliki nilai historis sebagai bagian dari dokumentasi masa lalu di tingkat desa.

Selanjutnya, penelusuran dilakukan di Desa Slogoretno dan Desa Jeporo, Kecamatan Jatipurno, yang juga memiliki Naskah Ugeran. Sementara itu, di Desa Paranggupito, Kecamatan Paranggupito, tim menemukan Peta Desa Tahun 1908 yang menjadi salah satu dokumen bersejarah yang penting untuk ditelusuri dan didokumentasikan lebih lanjut.

Kegiatan penelusuran tersebut merupakan bagian dari upaya untuk menindaklanjuti informasi yang diperoleh melalui sosialisasi kepada pemerintah kecamatan dan desa. Sebelumnya, kegiatan sosialisasi diikuti oleh 100 peserta dari unsur kecamatan dan desa dengan harapan pemerintah di tingkat wilayah dapat membantu mengidentifikasi keberadaan naskah kuno yang masih tersimpan di tengah masyarakat.

Keberadaan naskah seperti Naskah Ugeran, Buku Letter C, kertas tetel, hingga Peta Desa Tahun 1908 menunjukkan bahwa potensi sumber sejarah dan warisan budaya di Kabupaten Wonogiri masih cukup besar dan tersebar di berbagai wilayah.

Melalui kegiatan penelusuran ini, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri berupaya membangun basis data keberadaan naskah kuno dan dokumen bersejarah di Kabupaten Wonogiri. Data tersebut selanjutnya dapat menjadi dasar untuk menentukan langkah pelestarian, pendaftaran, serta digitalisasi sehingga informasi yang terkandung di dalamnya dapat diselamatkan dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Upaya ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa naskah dan dokumen lama yang tersimpan di rumah, kantor desa, maupun lingkungan masyarakat tidak sekadar merupakan benda lama, tetapi dapat menjadi sumber penting untuk memahami sejarah, budaya, pemerintahan, serta kehidupan masyarakat Wonogiri pada masa lalu.

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri mengajak masyarakat yang memiliki atau mengetahui keberadaan naskah kuno maupun dokumen bersejarah untuk turut menyampaikan informasi. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, semakin banyak warisan tertulis yang dapat ditemukan, dicatat, dilestarikan, dan dimanfaatkan sebagai sumber pengetahuan bagi generasi sekarang dan yang akan datang.

Menemukan naskahnya, menyelamatkan isinya, melestarikan warisannya.