Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Menu Sehat Berbasis Pemanfaatan Bahan Pangan Lokal diselenggarakan sebagai salah satu upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi menu yang sehat, bergizi, dan beragam. Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program peningkatan ketahanan pangan keluarga, percepatan penurunan stunting, serta penguatan kesadaran masyarakat akan pentingnya penerapan pola konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pentingnya pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai sumber gizi keluarga, dilanjutkan dengan sosialisasi terkait prinsip penyusunan menu sehat sesuai kebutuhan gizi, serta demonstrasi dan praktik pembuatan menu menggunakan bahan pangan yang tersedia di lingkungan sekitar. Selama kegiatan berlangsung, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan melakukan tanya jawab guna memperdalam pemahaman terhadap materi yang disampaikan.
Kegiatan ini diikuti oleh Bunda PKK, kader PKK, kader Posyandu, kader kesehatan, serta perwakilan masyarakat yang memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kualitas gizi keluarga di wilayah masing-masing. Kehadiran dan partisipasi aktif peserta mencerminkan tingginya komitmen bersama dalam mendukung program peningkatan kesehatan masyarakat melalui optimalisasi pemanfaatan pangan lokal.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh tambahan wawasan mengenai pentingnya mengoptimalkan potensi bahan pangan lokal sebagai sumber pangan bergizi, sekaligus meningkatkan keterampilan dalam mengolah berbagai menu sehat yang praktis, ekonomis, dan bernilai gizi tinggi. Hasil pelatihan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu mendukung pemenuhan kebutuhan gizi keluarga secara berkelanjutan.
Kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini diharapkan memberikan dampak positif berupa meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan pola konsumsi pangan yang sehat dan bergizi, meningkatnya pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai bagian dari ketahanan pangan keluarga, serta terwujudnya sinergi antara pemerintah, TP PKK, dan masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
