Baturetno, 15 Agustus 2026 — Upaya meningkatkan literasi digital di lingkungan keluarga terus diperkuat oleh PKK Kecamatan Baturetno melalui kegiatan Literasi Ala Ibu-Ibu (LABUBU) yang digelar di Pendopo Kecamatan Baturetno, Sabtu (15/8). Kegiatan ini diikuti oleh kader PKK Pokja 1 dan Pokja 2 dari 13 desa se-Kecamatan Baturetno dengan mengangkat tema “Bijak Menggunakan Gawai.”
Rangkaian acara diawali dengan Lomba Pengucapan Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang diikuti oleh perwakilan PKK dari masing-masing desa. Mengusung tema “Menjaga Warisan, Tingkatkan Wawasan,” perlombaan tersebut menjadi sarana menumbuhkan kembali semangat kebangsaan sekaligus memperkuat wawasan konstitusi di kalangan ibu-ibu PKK.
Pada sesi utama, peserta mendapatkan pembekalan mengenai literasi digital dari Miswanto, M.E., Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Perpustakaan Nasional RI Lokus Wonogiri. Dalam seminar tersebut, narasumber menekankan pentingnya penggunaan gawai secara cerdas, sehat, dan bertanggung jawab, terutama dalam mendampingi anak, mengatur durasi penggunaan layar, memilah informasi, serta memanfaatkan teknologi untuk belajar, berwirausaha, dan memperkuat peran keluarga.
Salah satu sesi yang menarik perhatian peserta adalah survei sederhana mengenai kebiasaan penggunaan gawai. Setiap peserta diminta menuliskan empat aplikasi yang paling sering digunakan, meliputi aplikasi media sosial, game, pendidikan, dan perpustakaan digital.
Hasil refleksi tersebut menjadi gambaran awal mengenai sejauh mana pemanfaatan gawai telah mengarah pada penggunaan yang produktif dan bermanfaat. Setelah materi selesai disampaikan, para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengikuti diskusi dan menyusun Pohon Literasi Bijak Menggunakan Gawai.
Melalui media tersebut, setiap kelompok merumuskan akar, batang, dan buah dari perilaku digital yang baik, seperti membatasi waktu penggunaan gawai, memverifikasi informasi sebelum membagikannya, mendampingi anak saat mengakses internet, serta membiasakan penggunaan aplikasi pendidikan dan perpustakaan digital. Suasana semakin hidup ketika setiap kelompok memaparkan hasil pohon literasi di hadapan peserta lainnya.
Beragam gagasan, pengalaman, dan solusi praktis muncul dari diskusi tersebut, menunjukkan bahwa ibu-ibu PKK memiliki peran strategis sebagai penggerak literasi digital di lingkungan keluarga dan masyarakat. Melalui program LABUBU, PKK Kecamatan Baturetno berharap para kader tidak hanya semakin melek digital, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam menggunakan gawai secara bijak, kritis, dan produktif demi terciptanya keluarga yang lebih berdaya di era digital.
