Tim Penggerak PKK Desa Jatirejo, Kecamatan Jatiroto, berkolaborasi dengan IMAPRES dan KKNT IPB menggelar kegiatan Sosialisasi Ketahanan Keluarga dan Literasi Keuangan yang dilaksanakan dalam rangkaian pertemuan rutin PKK Desa Jatirejo pada Minggu (12/7/2026) di Balai Desa Jatirejo.
Jatiroto (12/7/2026) - Tim Penggerak PKK Desa Jatirejo, Kecamatan Jatiroto, berkolaborasi dengan IMAPRES dan KKNT IPB menggelar kegiatan Sosialisasi Ketahanan Keluarga dan Literasi Keuangan yang dilaksanakan dalam rangkaian pertemuan rutin PKK Desa Jatirejo pada Minggu (12/7/2026) di Balai Desa Jatirejo.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kecamatan Jatiroto yang juga menjabat sebagai Bunda Literasi Kecamatan Jatiroto, jajaran pengurus TP PKK Desa Jatirejo, kader PKK, serta masyarakat setempat. Kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi bagi keluarga untuk memperkuat peran keluarga sebagai pondasi utama dalam membangun masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berdaya saing.
Dalam Pertemuan ini materi disampaikan oleh Mahasiswa KKNT IPB. Dalam Materi ketahanan keluarga disampaikan bahwa keluarga merupakan unit sosial terkecil dalam masyarakat yang menjadi tempat pertama dan utama dalam pembentukan karakter, kepribadian, serta nilai-nilai kehidupan seseorang. Peran keluarga sangat menentukan kualitas sumber daya manusia karena pengaruhnya berlangsung sepanjang kehidupan.
Peserta juga diajak memahami bahwa setiap keluarga pada dasarnya memiliki permasalahan dan tantangan masing-masing. Namun, yang membedakan adalah kemampuan setiap keluarga dalam menyelesaikan permasalahan tersebut dengan komunikasi yang baik, saling menghargai, serta menjaga keharmonisan rumah tangga. Oleh karena itu, penguatan ketahanan keluarga menjadi salah satu kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh anggota keluarga.
Sementara itu, pada sesi literasi keuangan, peserta mendapatkan edukasi mengenai bahaya pinjaman online (pinjol) ilegal dan judi online yang saat ini semakin marak di tengah masyarakat. Materi bertajuk “Bahaya Pinjol dan Judi Online: Jebakan Digital di Balik Layar” menyoroti berbagai risiko yang dapat mengancam kondisi ekonomi keluarga apabila masyarakat tidak memiliki pemahaman keuangan yang memadai.
Disampaikan bahwa masih banyak masyarakat yang terjebak dalam praktik pinjol ilegal maupun judi online karena rendahnya literasi keuangan serta kurangnya kewaspadaan dalam memanfaatkan teknologi digital. Kemudahan akses internet sering kali dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menawarkan keuntungan instan yang pada akhirnya justru menimbulkan kerugian besar.
“Keamanan finansial ada di ujung jari kita. Gunakan internet dengan bijak dan bertanggung jawab. Jangan biarkan ilusi uang instan menghancurkan masa depan serta keharmonisan keluarga,” pesannya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya membangun keluarga yang tangguh, mampu mengelola keuangan dengan baik, serta memiliki kesadaran untuk menjauhi praktik pinjol ilegal dan judi online. Sinergi antara TP PKK, IMAPRES, dan KKNT IPB diharapkan dapat terus menghadirkan edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas, cerdas, dan sejahtera.
“Mari Bersama Berantas Pinjol Ilegal dan Judi Online demi Masa Depan Keluarga yang Lebih Baik.”
