LiGaMu menyediakan beberapa fitur yang membantu anggota menemukan, menyimpan, mengantrekan, dan mengambil koleksi Perpustakaan Daerah Kabupaten Wonogiri.
Sekilas, fitur Pengajuan Pinjam, Reservasi, Wishlist, dan Titip Ambil terlihat mirip karena semuanya berkaitan dengan buku. Padahal, masing-masing digunakan pada tahap yang berbeda.
Memahami perbedaannya akan membantu anggota memilih layanan yang tepat dan menghindari kesalahan saat mengajukan peminjaman.
Ringkasan Perbedaan
| Fitur | Digunakan ketika | Hasil utama |
|---|---|---|
| Pengajuan Pinjam | Buku tersedia dan ingin dipinjam | Eksemplar ditahan sementara untuk diproses |
| Reservasi | Buku sedang tidak tersedia | Anggota masuk antrean |
| Wishlist | Ingin menyimpan buku untuk dibaca nanti | Buku masuk daftar pribadi |
| Titip Ambil | Buku siap diambil, tetapi anggota tidak datang sendiri | Buku diambil oleh pihak yang ditunjuk |
1. Pengajuan Pinjam
Apa itu Pengajuan Pinjam?
Pengajuan Pinjam adalah proses meminta satu eksemplar buku yang sedang tersedia agar dapat dipinjam oleh anggota. Fitur ini digunakan ketika anggota sudah menemukan buku yang dibutuhkan dan status koleksinya masih tersedia.
Kapan digunakan?
Gunakan Pengajuan Pinjam apabila:
- buku memiliki eksemplar tersedia;
- anggota benar-benar ingin meminjam;
- akun anggota masih aktif;
- batas maksimal peminjaman belum tercapai;
- tidak ada pengajuan aktif untuk buku yang sama.
Apa yang terjadi setelah diajukan?
Setelah tombol Ajukan Pinjam dipilih, sistem akan:
- memilih eksemplar yang tersedia;
- menahan eksemplar tersebut sementara;
- mencatat pengajuan pada akun anggota;
- mengirimkan pengajuan untuk diperiksa pustakawan;
- menampilkan status pengajuan pada dashboard anggota.
Pengajuan Pinjam belum berarti buku langsung aktif sebagai pinjaman. Buku tetap perlu diperiksa dan diserahkan oleh petugas.
Berapa lama buku ditahan?
Eksemplar yang diajukan secara online ditahan selama batas pengambilan yang berlaku, yaitu sekitar 2 hari.
Jika tidak diambil sampai batas waktu berakhir:
- pengajuan dapat kedaluwarsa;
- eksemplar dilepaskan;
- buku kembali tersedia bagi anggota lain.
Contoh penggunaan
Dina menemukan buku yang masih tersedia di katalog LiGaMu. Ia menekan Ajukan Pinjam, lalu datang ke perpustakaan setelah pengajuannya disetujui.
Dalam kasus ini, fitur yang digunakan adalah Pengajuan Pinjam.
2. Reservasi
Apa itu Reservasi?
Reservasi adalah layanan antrean untuk buku yang seluruh eksemplarnya sedang dipinjam atau belum tersedia. Fitur ini tidak langsung menghasilkan peminjaman. Reservasi hanya mencatat bahwa anggota ingin mendapatkan giliran ketika buku kembali tersedia.
Kapan digunakan?
Gunakan Reservasi apabila:
- tidak ada eksemplar yang tersedia;
- buku sedang dipinjam anggota lain;
- anggota bersedia menunggu;
- anggota ingin masuk antrean untuk judul tersebut.
Apa yang terjadi setelah reservasi?
Setelah reservasi dibuat:
- anggota masuk ke antrean;
- sistem mencatat urutan reservasi;
- reservasi menunggu sampai eksemplar tersedia;
- anggota dapat memperoleh informasi atau notifikasi;
- setelah tersedia, anggota tetap perlu melanjutkan ke proses peminjaman.
Reservasi tidak otomatis menjadikan buku sebagai pinjaman aktif.
Contoh penggunaan
Budi ingin meminjam buku yang populer, tetapi seluruh eksemplarnya sedang dipinjam. Ia memilih Reservasi agar mendapat giliran ketika buku dikembalikan.
Dalam kasus ini, fitur yang digunakan adalah Reservasi.
3. Wishlist
Apa itu Wishlist?
Wishlist adalah daftar pribadi untuk menyimpan buku yang menarik atau ingin dibaca di kemudian hari. Fitur ini tidak menahan eksemplar, tidak membuat antrean, dan tidak mengirimkan permintaan kepada pustakawan.
Kapan digunakan?
Gunakan Wishlist apabila:
- menemukan buku yang menarik;
- belum ingin meminjam sekarang;
- ingin membuat daftar bacaan;
- ingin menyimpan buku agar mudah ditemukan kembali;
- ingin membandingkan beberapa pilihan koleksi.
Apa yang terjadi setelah buku masuk Wishlist?
Buku hanya disimpan pada akun anggota. Status ketersediaannya tetap dapat berubah. Buku yang masuk Wishlist masih bisa dipinjam anggota lain karena tidak ada eksemplar yang ditahan.
Contoh penggunaan
Sari menemukan lima buku pengembangan diri yang menarik. Ia belum sempat membacanya, sehingga menyimpan semuanya ke Wishlist. Dalam kasus ini, fitur yang digunakan adalah Wishlist.
4. Titip Ambil
Apa itu Titip Ambil?
Titip Ambil adalah layanan yang memungkinkan buku diambil oleh orang lain atas persetujuan anggota peminjam. Fitur ini digunakan setelah proses peminjaman diajukan dan buku sudah siap diambil.
Kapan digunakan?
Gunakan Titip Ambil apabila:
- buku sudah disetujui atau siap diambil;
- anggota tidak dapat datang sendiri;
- ada keluarga, teman, rekan, kurir, atau pihak lain yang dipercaya;
- anggota bersedia memberikan data pengambil;
- pengambilan masih dalam batas waktu yang berlaku.
Data apa yang perlu diisi?
Anggota perlu mengisi:
- nama pengambil;
- nomor telepon atau WhatsApp;
- hubungan dengan anggota;
- catatan bila diperlukan.
Sistem kemudian membuat Kode Titip Ambil untuk proses verifikasi.
Apa yang terjadi saat pengambilan?
Petugas akan mencocokkan:
- Kode Titip Ambil;
- nama anggota;
- nama pengambil;
- nomor telepon;
- data buku;
- status permintaan.
Jika sesuai, buku dapat diserahkan kepada pihak yang ditunjuk.
Contoh penggunaan
Rina sudah memiliki buku yang siap diambil, tetapi sedang bekerja. Ia menunjuk saudaranya dan membuat permintaan Titip Ambil. Dalam kasus ini, fitur yang digunakan adalah Titip Ambil.
Perbandingan Lebih Lengkap
| Aspek | Pengajuan Pinjam | Reservasi | Wishlist | Titip Ambil |
|---|---|---|---|---|
| Tujuan | Meminjam buku yang tersedia | Mengantre buku yang belum tersedia | Menyimpan daftar bacaan | Menunjuk pihak pengambil |
| Syarat buku tersedia | Ya | Tidak | Tidak wajib | Buku sudah siap diambil |
| Menahan eksemplar | Ya, sementara | Tidak langsung | Tidak | Mengikuti pengajuan pinjam |
| Membuat antrean | Tidak | Ya | Tidak | Tidak |
| Memerlukan akun anggota | Ya | Ya | Ya | Ya |
| Memerlukan persetujuan petugas | Ya | Pada tahap peminjaman | Tidak | Ya, saat verifikasi |
| Ada batas pengambilan | Ya | Setelah buku tersedia | Tidak | Ya |
| Buku langsung tercatat dipinjam | Belum | Belum | Tidak | Setelah penyerahan |
| Dapat diambil orang lain | Bisa melalui Titip Ambil | Belum | Tidak relevan | Ya |
| Cocok untuk | Buku yang ingin dipinjam sekarang | Buku yang sedang habis | Daftar bacaan pribadi | Anggota yang tidak bisa datang |
Cara Memilih Fitur yang Tepat Gunakan panduan sederhana berikut.
Apakah bukunya tersedia?
Ya, Tentukan apakah ingin meminjam sekarang.
- Jika ingin meminjam sekarang, pilih Pengajuan Pinjam.
- Jika belum ingin meminjam, pilih Wishlist.
Tidak, Tentukan apakah bersedia menunggu.
- Jika bersedia menunggu, pilih Reservasi.
- Jika hanya ingin menyimpan judulnya, pilih Wishlist.
Apakah buku sudah siap diambil?
Jika buku sudah siap, tetapi anggota tidak bisa datang sendiri, gunakan Titip Ambil.
Alur Singkat Penggunaan
Alur Pengajuan Pinjam
Cari buku → Buku tersedia → Ajukan Pinjam → Menunggu persetujuan → Ambil buku → Pinjaman aktif
Alur Reservasi
Cari buku → Buku tidak tersedia → Reservasi → Menunggu antrean → Buku tersedia → Lanjutkan pengajuan pinjam
Alur Wishlist
Cari buku → Simpan ke Wishlist → Buka kembali saat dibutuhkan → Ajukan pinjam atau reservasi
Alur Titip Ambil
Pengajuan disetujui → Buku siap diambil → Isi data pengambil → Dapatkan kode → Petugas melakukan verifikasi → Buku diserahkan
Kesalahan yang Sering Terjadi
Menganggap Wishlist sebagai antrean
Wishlist tidak menempatkan anggota dalam antrean. Buku tetap dapat dipinjam oleh anggota lain. Gunakan Reservasi apabila ingin menunggu buku yang tidak tersedia.
Membuat Reservasi padahal buku tersedia
Reservasi digunakan ketika buku belum tersedia. Jika buku tersedia, gunakan Pengajuan Pinjam.
Menggunakan Titip Ambil sebelum buku disetujui
Titip Ambil bukan pengganti Pengajuan Pinjam. Buku harus terlebih dahulu diajukan dan siap diambil.
Menganggap pengajuan otomatis menjadi pinjaman aktif
Pengajuan Pinjam masih perlu diproses petugas. Masa pinjam dimulai setelah buku diserahkan.
Membagikan Kode Titip Ambil sembarangan
Kode hanya boleh diberikan kepada pihak yang ditunjuk dan dipercaya.
Contoh Situasi
Situasi 1
Buku tersedia dan anggota ingin membacanya minggu ini.
Gunakan: Pengajuan Pinjam.
Situasi 2
Buku sedang dipinjam anggota lain.
Gunakan: Reservasi.
Situasi 3
Buku menarik, tetapi belum ingin dipinjam.
Gunakan: Wishlist.
Situasi 4
Buku sudah disetujui, tetapi anggota tidak bisa datang.
Gunakan: Titip Ambil.
Situasi 5
Buku belum tersedia dan anggota hanya ingin mengingat judulnya.
Gunakan: Wishlist.
Situasi 6
Buku belum tersedia dan anggota ingin mendapat giliran.
Gunakan: Reservasi.
Fitur-Fitur Ini Saling Melengkapi. Keempat fitur tersebut bukan layanan yang saling menggantikan sepenuhnya. Dalam satu perjalanan membaca, anggota dapat menggunakan beberapa fitur secara bertahap.
Contohnya:
- buku disimpan lebih dahulu ke Wishlist;
- saat ingin dipinjam ternyata buku tidak tersedia;
- anggota membuat Reservasi;
- setelah tersedia, anggota mengajukan pinjam;
- ketika buku siap, anggota memakai Titip Ambil karena tidak dapat datang.
Dengan demikian, LiGaMu mendukung proses sejak menemukan buku sampai buku diterima oleh anggota.
Ingat rumus sederhananya:
- Buku tersedia dan ingin dipinjam: Pengajuan Pinjam.
- Buku belum tersedia dan ingin mengantre: Reservasi.
- Hanya ingin menyimpan daftar bacaan: Wishlist.
- Buku siap, tetapi diambil orang lain: Titip Ambil.
Dengan memahami perbedaan tersebut, anggota dapat menggunakan layanan LiGaMu secara lebih tepat, cepat, dan efisien.
