Wonogiri – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri turut memberikan dukungan dalam rangkaian kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB dan P3A) Kabupaten Wonogiri, dengan dukungan sponsor dari BPR.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui kehadiran layanan perpustakaan keliling sebagai bagian dari upaya menghadirkan akses bahan bacaan dan kegiatan literasi yang ramah anak. Kehadiran perpustakaan keliling diharapkan dapat memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengenal, memilih, dan menikmati berbagai bahan bacaan secara langsung dalam suasana kegiatan yang menyenangkan.
Kegiatan peringatan HAN ke-42 ini dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Wonogiri, Bupati Wonogiri, Dinsos PPKB dan P3A Provinsi Jawa Tengah, perwakilan Dinsos PPKB dan P3A se-Solo Raya, serta perwakilan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam memenuhi hak anak sekaligus memberikan perlindungan dan dukungan terhadap tumbuh kembang anak.
Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan berbagai bantuan sosial, antara lain bantuan makanan, peralatan sekolah, kursi roda, dan bantuan lainnya kepada anak-anak yang membutuhkan. Penyerahan bantuan menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah dan berbagai pihak terhadap pemenuhan kebutuhan serta kesejahteraan anak.
Peserta kegiatan berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SLB, TK, SD, SMP hingga SMA, serta anggota Forum Anak Kabupaten Wonogiri. Beragam kegiatan edukatif dan kreatif turut memeriahkan peringatan HAN tahun ini.
Salah satu kegiatan yang menarik perhatian peserta adalah dongeng yang disampaikan oleh Sriyono dari Istana Dongeng Surakarta, yang dikenal dengan sebutan Pendekar Yo. Kegiatan mendongeng menjadi sarana hiburan sekaligus edukasi yang mengajak anak-anak belajar melalui cerita, imajinasi, dan pesan-pesan positif.
Selain dongeng, kegiatan juga diisi dengan literasi menabung yang disampaikan oleh BPR, sebagai upaya mengenalkan pentingnya budaya menabung dan pengelolaan keuangan sejak usia dini.
Kreativitas anak-anak Wonogiri juga ditampilkan melalui berbagai pertunjukan seni. Peserta dapat menyaksikan pantomim dari SLB, story telling dari TK Cempaka Kanisius, serta drama dari SD Negeri 1 Wonoboyo. Berbagai penampilan tersebut menunjukkan potensi, keberanian, kreativitas, dan kemampuan anak-anak untuk berekspresi di ruang publik.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penerimaan lomba video “Anak Wonogiri Bersuara” untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Lomba tersebut menjadi salah satu wadah bagi anak-anak untuk menyampaikan gagasan, kreativitas, serta suara mereka mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan anak dan lingkungan di sekitarnya.
Selain itu, dilaksanakan pula deklarasi Forkopimda, sambutan dari Bupati Wonogiri, serta penyerahan bantuan sosial kepada penerima manfaat.
Kehadiran perpustakaan keliling dalam kegiatan Hari Anak Nasional menjadi bagian dari komitmen Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri untuk terus mendekatkan layanan perpustakaan kepada masyarakat, khususnya anak-anak. Perpustakaan tidak hanya hadir sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai ruang edukasi, rekreasi, kreativitas, dan pengembangan potensi anak.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan budaya membaca dan kecintaan terhadap buku dapat tumbuh sejak dini. Sinergi antara pemerintah, sekolah, komunitas, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung anak-anak Wonogiri agar sehat, cerdas, kreatif, berkarakter, dan berani menyampaikan aspirasinya.
Selamat Hari Anak Nasional ke-42. Anak Terlindungi, Indonesia Maju.
