Wonogiri, 9 Juli 2026 – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri melalui Bidang Perpustakaan terus mengintensifkan kegiatan pengolahan koleksi bahan pustaka dan proses otomasi perpustakaan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat. Kegiatan ini dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan setiap koleksi yang dimiliki perpustakaan dapat diakses dengan mudah, cepat, dan tepat oleh para pemustaka.
Pengolahan koleksi merupakan tahapan penting sebelum sebuah buku dapat dilayankan kepada masyarakat. Proses tersebut meliputi verifikasi koleksi, input data bibliografi ke dalam sistem otomasi perpustakaan, klasifikasi, pemberian nomor panggil atau call number, pencetakan dan pemasangan label, pelapisan buku dengan plastik pelindung, hingga penataan koleksi di rak sesuai klasifikasinya. Seluruh tahapan dilaksanakan secara teliti agar setiap koleksi memiliki identitas yang jelas, terlindungi dengan baik, serta mudah ditemukan saat proses pencarian.
Dalam proses katalogisasi, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri juga mengacu pada kaidah pengolahan bibliografi yang berlaku di perpustakaan. Website Perpusda melalui platform LiGaMu mengadopsi prinsip dan struktur pengelolaan data bibliografi yang selaras dengan INLISLite, serta menerapkan standar katalogisasi AACR2 (Anglo-American Cataloguing Rules, Second Edition). Penerapan standar tersebut menjadi penting agar data koleksi tersusun secara konsisten, mudah ditelusuri, dan memiliki keseragaman dalam penulisan tajuk, deskripsi bibliografi, klasifikasi, serta nomor panggil koleksi.
Sejalan dengan itu, Bidang Perpustakaan juga terus mengoptimalkan penerapan otomasi perpustakaan melalui sistem informasi yang digunakan dalam pengelolaan koleksi. Melalui sistem otomasi, seluruh data bibliografi terdokumentasi secara digital sehingga proses pengelolaan, penelusuran, sirkulasi, inventarisasi, hingga penyajian informasi koleksi menjadi lebih efektif, efisien, dan akurat. Langkah ini merupakan bagian dari transformasi layanan perpustakaan menuju pelayanan yang modern, berbasis teknologi informasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Hasil dari penerapan otomasi perpustakaan tersebut kini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui LiGaMu atau Literasi Gajah Mungkur, yaitu perpustakaan digital resmi milik Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri. Melalui platform ini, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan perpustakaan secara daring, mulai dari katalog online atau OPAC untuk menelusuri koleksi, layanan peminjaman buku digital atau e-book, akses e-journal, hingga repositori lokal yang memuat berbagai karya dan publikasi khas Kabupaten Wonogiri. Kehadiran LiGaMu menjadi wujud nyata transformasi layanan perpustakaan yang tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu, sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi dan sumber bacaan dengan lebih mudah melalui perangkat digital.
Katalog online yang tersedia pada website Perpusda tidak hanya berfungsi sebagai daftar koleksi, tetapi juga menjadi sarana temu kembali informasi yang disusun berdasarkan data bibliografi yang terstandar. Dengan pengolahan yang mengacu pada prinsip INLISLite dan standar AACR2, pemustaka dapat menelusuri koleksi berdasarkan judul, pengarang, subjek, nomor klasifikasi, maupun informasi bibliografis lainnya. Hal ini mendukung kemudahan akses informasi sekaligus memperkuat tata kelola koleksi perpustakaan secara profesional.
Kegiatan pengolahan koleksi yang saat ini dilakukan secara masif merupakan bentuk komitmen Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri dalam menghadirkan layanan perpustakaan yang profesional, modern, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan koleksi yang telah diolah secara baik dan didukung sistem otomasi yang terintegrasi, pemustaka akan memperoleh kemudahan dalam mencari, menemukan, serta memanfaatkan bahan pustaka yang dibutuhkan, baik secara langsung di perpustakaan maupun melalui layanan digital.
Selain meningkatkan kualitas pengelolaan koleksi, kegiatan ini juga mendukung transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, di mana perpustakaan hadir sebagai pusat belajar sepanjang hayat yang memberikan akses informasi secara luas, cepat, dan merata kepada seluruh lapisan masyarakat. Digitalisasi layanan diharapkan mampu menjangkau lebih banyak pengguna serta meningkatkan minat baca dan budaya literasi di Kabupaten Wonogiri. Produk Literasi bisa di akses melalui kanal SIDEWI (Sentra Industri Dan Ekonomi Warga Inklusif).
Melalui optimalisasi pengolahan koleksi dan otomasi perpustakaan, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan publik di bidang perpustakaan. Dengan koleksi yang tertata rapi, sistem layanan yang semakin modern, penerapan standar katalogisasi yang konsisten, serta dukungan platform digital LiGaMu, perpustakaan diharapkan mampu memberikan pengalaman layanan yang cepat, mudah, dan berkualitas bagi seluruh pemustaka serta menjadi pusat informasi dan literasi yang semakin relevan di era digital.
